Aplikasi

Segera Hapus, 15 Aplikasi Berbahaya Yang Akan Mencuri Data Anda

Hapus Sekarang Sebelum data-data Anda dicuri

Kabar.web.id – Segera Hapus, 15 Aplikasi Berbahaya Yang Akan Mencuri Data Anda. Google Sebagai Pemilik Android baru-baru ini mengungkap ada 15 aplikasi Android yang berada di Google Play Store terinfeksi malware Joker. Aplikasi yang terinfeksi tersebut bisa mencuri data pribadi pengguna tanpa disadari.

Mendapati ada 17 aplikasi yang berbahaya bagi penggunanya, Google pun telah menghapus semua aplikasi tersebut yang diperkirakan sudah menginfeksi jutaan perangkat Android. Meski begitu, bagi pengguna yang masih menggunakan aplikasi tersebut diminta untuk segera menghapusnya.

Saat artikel ini ditulis, Kabar.web.id sudah tidak menemukan 15 aplikasi yang mengandung malware Joker di Google Play Store. Namun, kamu berkewajiban untuk segera menghapusnya jika ada di perangkat yang kamu gunakan saat ini.

Seorang peneliti keamanan dari Zscaler, Viral Gandhi mengatakan semua 17 aplikasi terinfeksi Joker sangat berbahaya, karena memungkinkan hacker mencuri data pribadi, berupa SMS, nomor telepon, dan informasi penting lainnya.

“Spyware ini dirancang untuk mencuri pesan SMS, daftar kontak, dan informasi perangkat, bersama dengan diam-diam mendaftarkan korban untuk layanan protokol aplikasi nirkabel (wireless application protocol/WAP) premium,” katanya dikutip Gizchina.

Berikut adalah daftar 17 aplikasi jahat Android yang terinfeksi malware Joker

  1. All Good PDF Scanner
  2. Mint Leaf Message-Your Private Message
  3. Unique Keyboard – Fancy Fonts and Free Emoticons
  4. Tangram App Lock
  5. Direct Messenger
  6. Private SMS
  7. One Sentence Translator – Multifunctional Translator
  8. Style Photo Collage
  9. Meticulous Scanner
  10. Desire Translate
  11. Talent Photo Editor – Blur focus
  12. Care Message
  13. Part Message
  14. Paper Doc Scanner
  15. Blue Scanner
15 Aplikasi Berbahaya Yang Akan Mencuri Data Anda
15 Aplikasi Berbahaya Yang Akan Mencuri Data Anda

Kutukan malware Joker untuk Google

Kejadian ini adalah ketiga kalinya tim keamanan Google menangani aplikasi yang terinfeksi Joker dalam beberapa bulan terakhir. Awal bulan lalu, tim Google menghapus enam aplikasi yang terinfeksi. Pada bulan Juli, Google juga menemukan sekumpulan aplikasi yang terinfeksi oleh Joker.

Menurut penyelidikan, kumpulan perangkat lunak virus ini telah aktif sejak Maret dan berhasil menginfeksi jutaan perangkat. Layanan Google Play Store dianggap selalu saja kebobolan dengan malware Joker ini Aplikasi-aplikasi yang terinfeksi ini menggunakan teknik khusus sehingga melewati sistem pertahanan keamanan Google, langsung masuk ke Play Store, dan menginfeksi perangkat korban dalam beberapa tahap.

Pertama, pembuat malware akan kloning fungsi aplikasi yang sah dan mengunggahnya ke Play Store untuk menipu Google. Umumnya, aplikasi yang terinfeksi berfungsi normal dan dapat meminta akses, tetapi tidak akan melakukan operasi berbahaya apa pun saat pertama kali dijalankan.

Karena operasi jahat sering tertunda selama berjam-jam atau berhari-hari, sehingga pemindaian keamanan Google tidak akan mendeteksi kode berbahaya. Aplikasi akan diam-diam mulai mengakses data pribadi pengguna dan mengirimkannya ke sang pembuat aplikasi.

Pada bulan Januari tahun 2020 ini, Google menerbitkan postingan blog yang mengeklaim bahwa Joker adalah salah satu ancaman paling gigih dan canggih yang pernah mereka tangani dalam beberapa tahun terakhir. mereka pun mengatakan bahwa sejak 2017, tim keamanannya telah menghapus lebih dari 1.700 aplikasi dari Play Store.

Sumber : Kumparan.com

Baca Juga :  5 Aplikasi Ini Bisa Buat Kartu Ucapan Lebaran

Kabar Web

Kabar.web.id menyajikan informasi update & Terpercaya yang diambil dari berbagai macam sumber untuk menyebarluaskan informasi dengan mencantumkan sumber yang kredibel dan berpengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button